Belati Blog.com

Informasi Mengenai Berita Islami, Teknologi, Kesehatan, dan Info Terkini

Wednesday, April 29, 2015

Regu Tembak Telah Mengeksekusi, Ini Penyebab Duo Bali Nine Menjadi Sindkat Pengedar Narkoba

Andrew Chan dan Myuran Sukumaran telah dieksekusi mati oleh regu tembak Rabu (29/04/2015) dini hari tadi, nasib dua warga Negara Australia itu harus berakhir tragis, setelah berbagai upaya hukum dilakukan untuk menghindar dari regu tembak selalu berakhir dengan kegagalan termasuk berbagai upaya diplomasi yang dilakukan pemerintah Australia bahkan pucuk pimpinan eksekutif tertinggi di Negara itu Tony Abbot ikut beroartisipasi aktif membujuk Presiden Joko Widodo mengurungkan keputusan hukuman mati bagi duo Bali Nine itu.
Regu Tembak Telah Mengeksekusi, Ini Penyebab Duo Bali Nine Menjadi Sindkat Pengedar Narkoba
Duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran

Siapa sangka ternyata kiprah Duo Bali Nine yang bermula 13 tahun silam berakhir dengan hukuman mati tanpa ampun, Andrew Chan dan Sukumaran merupakan dua orang warga Australia yang hidup mapan berkecukupan, namun tidak berlebihan. Melihat lingkungan sekitar dengan penghidupan rata-rata masyarakat sekitar yang mewah nan glamor, Duo Bali Nine Andrew Chan dan Sukumaran lantas menerawang jauh, berpikir untuk mengubah jalan hidup dan nasib mereka menjadi lebih mewah, seperti orang-orang kebanyakan di lingkungannya, rumah mewah nan prestise, menyetir mobil-mobil kelas wahid, menggandeng wanita-wanita cantik setiap saat menjadi khayalan indah mereka. Namun pilihan mereka ternyata tidak tepat, dunia Narkoba ternyata menjadi penyesalan dan momok yang menyebabkan mereka harus kehilangan nyawa untuk selama-lamanya.

Tertangkapa di Bali 2005 Silam

8 kilogram Narkoba yang mereka sembunyikan dengan diikat pada perut dan kaki menjadi barang bukti tak terelakkan, merekapun ditangkap saat itu di Bali tepat tahun 2005 silam, 8 kilogram heroin itu akan mereka selundupkan ke Australia, pihak kepolisian Australia berhasil melakukan koordinasi dengan pihak keamanan Indonesia, bukti lainpun segera ditemukan yaitu berupa 334 heroin serta alat-alat yang diperlukan untuk proses penyelundupan, informasi peneyelundupan heroin itupun menjadi mimpi buruk paling tragis bagi duo Bali nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Mereka berduapan terbukti menjadi pimpinan sekaligus otak sindikat pengedar Narkoba bernama Bali Nine, lantas PN Denpasar pada tahun 2006 mengadili Duo Bali Nine, keputusanpun keluar, mengejutkan Andrew dan Sukumaran menghadapi hukuman mati, sementara sisa anggota geng Bali Nine yang lainnya harus mendekam dalam jeruji besi selama hayat dikandung badan kecuali satu orang saja bernama Reane Lawrence dengan pertimbangan tertentu hukumannya dikorting menjadi hanya 20 tahun kurungan.

Berbagai Upaya Hukum yang Selalu Gagal

Upaya hukum pertama yang Duo Bali Nine ini lakukan adalah menempuh jalur banding tahun 2006, namun ditolak Pengadilan Tinggi Denpasar ketika itu, lantas tepat tahun 2010, pihak Lapas memberikan rekomendasi bahwa Andrew dan Sukumaran sudah berhasil direhabilitasi, demi membebaskan keduanya dari hukuman mati, namun uapaya banding kedua inipun tertolak.

Tepat tahun 2011 lalu mereka mengajukan hal yang sama ke Mahkamah Agung, tetap juga dengan hasil yang sama, akhirnya merekapun mengajukan grasi kepada Presiden SBY ketika itu, belum sempat pemerintah memberi respon, tampuk pimpinan Indonesia diambil alih oleh Presiden Jokowi. Presiden Jokowi ternyata lebih tegas, berbagai upaya diplomasi anta relit kedua Negara menemui hasl yang sama dari pihak Indonesia, tiada ampun bagi pengedar Narkoba.

Regu Tembak Telah Mengeksekusi, Ini Penyebab Duo Bali Nine Menjadi Sindkat Pengedar Narkoba Rating: 4.5 Diposkan Oleh: ehwah

0 comments:

Post a Comment