Situs yang Berisi tentang Informasi Mengenai Berita Islami, Teknologi, Kesehatan, Desain Rumah Terbaru dan Info Terkini

Wednesday, March 25, 2015

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing Baik Urine Maupun Inthil

Pemakaian pupuk organik dari alam sedang menggeliat, para petani di berbagai daerahpun sudah mulai menggandrungi penggunaan pupuk organik ini, namun pasokan pupuk organik sekarang ini tergolong masih sangat minim sekali sehingga diperlukan peningkatan produksi untuk memenuhi pasokan permintaan yang semakin besar saat ini, di antara jenis pupuk organik yang mulai mendapat tempat di hati para petani adalah pupuk organik dari kotoran kambing.
Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing Baik Urine Maupun Inthil

Pupuk organik dari kotoran kambing sebenarnya dibagi menjadi dua jenis, ada yang terbuat dari bahan baku berupa urine kambing dan ada pula yang berbahan baku dari kotoran (inthil/feses) kambing itu sendiri, kali ini belati.blogspot.com akan membahas tentang cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing baik urine maupun inthil kambing itu.


Sebelum beranjak ke proses pembuatan pupuk organik dengan memakai kotoran/inthil kambing ini anda harsu menyiapkan peralatan baku yang umum digunakan, yaitu cangkul, ember dan juga terpal.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • Terlebih dahulu anda sediakan sebanyak kurang lebih 1 ton kotoran/inthil kambing
  • Kurang lebih 200 kg sekam bekas menggergaji kayu
  • Sediakan kurang lebih 200 kg kapur dolomite/pertanian.

Sebelum melangkah ke proses selanjutnya, kita terlebih dahulu menghancurkan kotoran kambing tadi dengan memakai alat atau mesin tertentu atau bisa juga dengan cara manual agar kotoran kambing tadi lebur.

Setelah kita meleburkan feses/kotoran kambing tadi, baru kita mulai melangkah ke tahapan-tahapan di bawah ini:

A.Terlebih dahulus isapkan hamparan yang anda atapi dengan terpal agar saat hujan turun proses pembuatan pupuk organik anda tidak terganggu dengan air hujan, pembuatan pupuk organik ini hendaknya ditaruh di bawah semcam tenda.

B.Setelah itu campurkan bahan-bahan yang telah disebutkan di atas secara perlahan hingga merata.

C.Untuk memudahkan proses lakukan pencampuran ini dengan membuat lapisan-lapisan, yaitu dengan terlebih dahulu menghamparkan kotoran kambing tadi di atas terpal lalu diikuti dengan menaburkan sekam bekas gergaji kayu.

D.Larutkan EM4 sesuai dosis yang disebutkan dengan air lalu siramkan pada hamparan tadi, sampai kadar airnya sekitar 40% saja (Bisa juga diukur dengan cara diremas, jika saat meremasnya air tidak ada yang menetes maka ukurannya sudah dianggap pas).

E.Setelah itu maka hamparan tadi dibuat menjadi gundukan dengan menarik hamparan tadi dari satu arah, sampai membuat gundukan, kemudian tarik lagi gundukan tadi dari arah yang berlawanan hingga membentuk gundukan lagi.

F.Tutup rapat-rapat gundukan tadi dengan terpal penutupnya, usahakan menindih terpal tadi dengan batu atau sejenisnya supaya terpal tidak terbuka jika ditiup oleh angin.

G.Biarkan selama seminggu lamanya, setelah berlalu satu minggu maka terpal dibuka dan diaduk lagi untuk memberikan angin pada gundukan tadi, setelah diaduk kembali anda tutup rapat gundukan tadi dengan terpal, setelah berlalu 3 minggu lamanya maka kompos dari kotoran kambing sudah jadi dan bisa anda pakai sebagai pupuk tanaman anda.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran/Urine Kambing

Kali ini jenis pupuk organik yang akan dibuat adalah pupuk organik dalam bentuk cair dengan enggunakan bahan baku berupa air urine kambing.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • Sebanyak 150 liter air urine kambing yang ditaruh di dalam plastik (drum)
  • Sebanyak kurang lebih 1 liter tetes tebu
  • Sediakan empon2 (yang terbuat dari Kunci, temu lawak, laos, kunyit temuireng dan bumbu-bumbuan lainnya) kurang lebih sebanyak 5 kilogram saja.
  • Larutan EM4 sebagai pendorong terjadinya proses fermentasi.

Cara dan Proses Pembuatan

  • EM4 tadi dilarutkan dengan tetes tebu sampai bercampur kemudian dituangkan ke plastik urinekambing yang berada di drum tadi secara perlahan.
  • Empon2 tadi dihancurkan lantas dituangkan secara perlahan ke campuran tadi.
  • Setelah itu, usahakan anda mengaduk campuran tadi dalam jangka waktu yang cukup lama agar benar-benar bercampur (kurang lebih selama 15 menit), setelah itu anda tutup dengan rapat drum campuran tadi.
  • Pengadukan harus rutin anda lakukan setiap hari dengan durasi 15 menit setiap hari selama satu minggu (7 harian), setelah diaduk anda tutup rapat kembali drum tadi.
  • Setelah berlalu 7 hari lamanya maka campuran ini anda pompa dengan pompa yang biasa dipakai pada aquarium ikan, tujuan proses ini adalah agar zat amoniak yang berada pada campuran ini menguap, sebab jika zat amoniak ini tetap berada pada campuran dalam kuantitas yang banyak akan berbahaya bagi tanaman yang akan dipupuk dengannya.

Sekian artikel tentang cara membuat pupuk organik menggunakan kotoran kambing ini, semoga jelas dan bermanfaat serta memberi sumbangsih positif bagi dunia pertanian Indonesia, jika ada yang kurang jelas bisa anda tanyakan langsung di blog tercinta ini.

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing Baik Urine Maupun Inthil Rating: 4.5 Diposkan Oleh: TWENTYONE INFO

2 comments:

  1. Maksudnya 200 sekam dan 200 dolomit itu dalam takaran kilogram apa bos? trimakasih

    ReplyDelete
  2. Ia benar, 200 kg, artikelnya sudah saya revisi, terima kasih atas kunjungannya semoga artikelnya bermanfaat.

    ReplyDelete