Situs yang Berisi tentang Informasi Mengenai Berita Islami, Teknologi, Kesehatan, Desain Rumah Terbaru dan Info Terkini

Thursday, August 13, 2015

Ini 8 Fakta Unik Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno

Tanggal 17 Agustus tahun 1945 tercatat dalam sejarah Indonesia sebagai hari Kemerdekaan yang diproklamirkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta dari penjajahan Belanda waktu itu, beberapa saat sebelum proklamasi kemerdekaan itu benar-benar diumumkan Soekarna kepada dunia, banyak hal-hal unik dan menyentuh hati yang terjadi sebagaimana termaktub dalam berbagai buku sejarah yang layak untuk kita ketahui sebagai bangsa yang menghargai jasa para pendahulu, inilah ulasan singkatnya yang berhasil kami sadur  dari berbagai sumber termasuk Wikipedia.org dan lainnya. Baca Juga : Terbukti! Posisi Tidur Ini Bisa Menjadikan Anda Tambah Cerdas

1.Saat Memproklamasikan Kemerdekaan RI Bung Karno Sedang Sakit
Ini 8 Fakta Unik Menejelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno
Ir.Soekarno, sang proklamator kemerdekaan RI

Pada pukul delapan pagi atau dua jam sebelum pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Soekarno ternyata masih terbaring di rumahnya di Jalan Pegangsaan Timur no.56 di daerah Cikini, ia terkulai di ranjangnya akibat serangan penyakit malaria, setelah semalaman bergadang bersama rekan-rekannya di rumah kediaman Laksamana Maeda untuk menyusun redaksi teks proklamasi kemerdekaan yang akan dibacakan keesokan harinya. Laksamana Maeda adalah panglima Jepang yang menjanjikan bantuan untuk kemerdekaan menyeluruh bangsa Indonesia dari cengkraman Belanda ketika itu.

Pating greges” (ungkapan dalam bahasa jawa yang artinya kurang lebih badan meriang dan linu-linu), ucap Bung Karno di pagi hari Jumat tanggal 17 Agustus yang bersejarah itu, sang dokter pribadi akhirnya memutuskan untuk memberikannya obat pil brom chinnine guna menurunkan suhu badan Bug Karno, tepat pukul 09.00 pagi Bung Karno dibangunkan lagi, iapun segera berpakaian rapi dengan warna putih-putih, kemudian menemui Bung Hatta, pukul 10.00 pagi akhirnya proklamasi kemerdekaan RI diumumkan Soekarno di serambi rumahnya di Jalan Pegangsaan nomer 56 Cikini. Baca Juga : Ini 3 Kecelakaan Pesawat Paling Misterius Sepanjang Sejarah

“Demikianlah saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!.” ucap Bung Karno di hadapan para pejuang kemerdekaan dan patriot-patriot yang telah menunggu lama di sekitar rumah kediaman Bung Karno demi menunggu detik-detik pembacaan teks proklamasi. Bendera merah putihpun dikibarkan. Setelah upacara bersejarah itu, Soekarno lekas kembali ke ranjangnya, badannya masih terasa linu dan meriang, namun baru saja sebuah peristiwa bersejarah telah ia ukir.

2.Upacara Proklamasi Kemerdekaan RI Dilaksanakan Dengan Sederhana
Ini 8 Fakta Unik Menejelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno
Upacara proklamasi yang sederhana namun bersejarah

Tidak ada protokoler, pancaragam apalagi paskibra dan seabrek atribut resmi lainnya saat upacara kenegaraan saat ini, upacara pembacaan teks proklamasi berlangsung sederhana dan singkat, bahkan tiang bendera merah putih dibuat dari sebatang bambu yang ditancapkan beberapa saat sebelum upacara pembaan teks proklamasi itu oleh Soekarno. Bahkan konon, katrol tiang bendera terbuat dari gelas bekas yang dipakai Hatta untuk sahur semalam.

3.Bendera Merah Putih dari Seprei
Ini 8 Fakta Unik Menejelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno
Bendera merah putih hasil jahitan Ibu Negara Fatmawati

Bendera resmi negara Republik Indonesia berwarna merah dan putih, saat pembacaan teks proklamasi kemerdekaan, pengibaran bendera merah putih dilakukan, semalaman ibu negara Fatmawati mempersiapkan bendera negara yang akan dikibarkan pada acara bersejarah itu. Tahukah anda dari bahan apa bendera pertama RI itu dibuat? kain warna putihnya ternyata bekas seprei dan kain warna merahnya dari kain bekas tukang soto.

4.Naskah Teks Tulis Tangan Proklamasi Ditemukan di Tempat Sampah
Ini 8 Fakta Unik Menejelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno
Naskah asli teks proklamasi

Naskah asli teks proklamasi ternyata tidak disimpan oleh pemerintah, naskah hasil tulsi tangan Bung Karno dan Moh.Hatta itu justru disimpan oleh seorang wartawan bernama BM.Diah, ia menemukan naskah asili tulisan Bung Karno itu di sebuah bak sampah di rumah kediaman Laksamana Meida setela diketik oleh Sajut Melik, baru saat pemerintahan Soeharto, tepatnya di tahun 1992 Diah menyerahkan teks asli itu kepada pemerintah untuk disimpan. 

5.Negatif Film Foto Proklamasi Kemerdekaan Disimpan di Bawah Pohon
Ini 8 Fakta Unik Menejelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno
Frans Mendoer (belati.blogspot.com)

Dokumentasi proklamasi yang sering kita saksikan sekarang ini, diabadikan oleh seorang fotografer bernama Frans Mendoer, saat Jepang ingin mengambilnya dari tangan Frans Mendoer, Ia (Frans Mendoer) sempat berbohong dan mengatakan bahwa dokumentasi proklamasi itu sudah tidak berada di tangannya lagi, telah lama diambil oleh Barisan Pelopor, sebuah jaringan gerakan perjuangan, mendengar jawaban Fran situ Jepang marah, padahal negatif film dokumentasi proklamasi itu disimpannya di bawah sebuah pohon di pekarangan kantor koran Asia Radja, baru setelah Jepang hengkang dari bumi pertiwi, negatif film itu lantas diproduksi ulang dan dipublikasikan secara umum sampai bisa kita tonton sekarang ini. Wah bagaimana kalau Mendoer jujur sama Jepang dan menyerahkan dokumentasi itu?

6.Proklamator Ternyata Bukan Hanya Soekarno Hatta
Ini 8 Fakta Unik Menejelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno
Soekarno dan kawan-kawan

Saat teks proklami disusun, yang hadir tentu bukan hanya Bung Karno dan Bung Hatta, melainkan rekan-rekan mereka berdua juga ikut serta dalam penyusunan naskah proklamasi itu, tokoh-tokoh seperti Sajuti Melik, Achmad Soebardjo dan juga Soekarni juga hadir ketika itu, Bung Hatta sempat memberi usulan agar semua yang hadir saat itu ikut menandatangani naskah proklamasi agar lebih kuat dan resmi, namun Soekarni, salah satu tokoh pemuda saat itu menolak usulan Bung Hatta itu, Bung Hattapun lantas menggerutu sembari berujar “Huh, dikasi kesempatan untuk membuat sejarah malah ndak mau?.”

7.Naskah Teks Proklamasi Sebenarnya Ada 2 Macam, Klad (Tulis Tangan) dan Otentik (Diketik Sajuti Melik)

Ini 8 Fakta Unik Menejelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno
Ini 8 Fakta Unik Menejelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno
Teks proklamasi klad (atas), teks proklamasi otentik (bawah)

Naskah tulis tangan yang ditulis Soekarno diketik ulang oleh Sajuti Melik, ketika diketik Sajuti ada beberapa kata dan kalimat yang dirubah, di antaranya:

Kata “Proklamasi” diubah menjadi huruf kapital semua sehingga menjadi “P R O K L A M A S I”,

Kata “Hal2″ pada naskah tulis tangan diubah menjadi “Hal-hal”,

Kata “tempoh” dengan tambahan huruf “h” diubah menjadi “tempo”,

Kalimat “Djakarta, 17 – 8 – ’05″ diubah lebih lengkap sehingga menjadi “Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05″, sebagaimana diketahui bahwa tahun “05” pada teks proklamasi merupakan tahun penanggalan Jepang yaitu tahun 2605 sedangkan tahun penanggalan Masehi ketika itu adalah tahun 1945.

Kalimat “Wakil2 bangsa Indonesia” diubah lebih lengkap menjadi “Atas nama bangsa Indonesia”,

Teks proklamasi naskah klad memang tak ditemukan tanda tangan Bung Karno serta Bung Hatta, sedangkan pada naskah hasil tulisan Sajuti Melik sudah di tandatangani oleh keduanya (Soekarno dan Moh.Hatta).

8.Siapa yang Mendokumentasikan Upacara Proklamasi?
Ini 8 Fakta Unik Menejelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno
Momen-momen upacara proklamasi hasil dokumentasi Mendoer bersaudara

Mendoer bersaudaralah yang berjasa mendokumentasikan uapacara proklamasi bersejarah yang ditunggu-tunggu rakayat Indonesia selama 300-an tahun itu, Frans Sumarto Mendoer dan Alexius Imprung Mendoer petugas fotografi di Domei (kantor berita Jepang saat itu). Wikipedia.org menyebut mereka berdua nantinya termasuk 2 orang dari enam anggota Indonesian Press Photo Service yang diangkat tanggal 2 Oktober tahun 1946.

Ini 8 Fakta Unik Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Oleh Soekarno Rating: 4.5 Diposkan Oleh: aena rizku

0 comments:

Post a Comment