Situs yang Berisi tentang Informasi Mengenai Berita Islami, Teknologi, Kesehatan, Desain Rumah Terbaru dan Info Terkini

Thursday, March 26, 2015

Prinsip Kerja Transformator dan Jenis-jenis Transformator

Sebenarnya trafo atau transformator adalah sejenis peralatan yang sistem kerjanya dengan memindahkan arus listrik dari satu rangkaian listrik tertentu kepada rangkaian listrik yang lainnya dengan memanfaatkan proses induksi elektro magnetik, lihat pembahasan tentang transformator di Wikipedia di Transformator.
Prinsip Kerja Transformator dan Jenis-jenis Transformator

Sedangkan yang dimaksud dengan induksi elektromagnetik sebenarnya adalah adanya tegangan arus listrik yang pada hakikatnya dipicu oleh perubahan fluks magnetik, fluks magnetik ini adalah kuantitas gaya magnet yang berbentuk garis yang berhasil menembus suatu bidang.

Seorang ilmuan Jerman bernama M.Faraday menggagas hukum induksi elektro magnetik yang menjadi cikal bakal konsep pembuatan berbagai alat listrik yang digunakan sampai sekarang ini di antaranya adalah transformator ini, hukum Faraday ini mengatakan bahwa perubahan medan magnet sebenarnya bisa memunculkan arus listrik, salah satu alat yang bisa digunakan untuk mengecek adanya arus listrik ini adalah Galvanometer. Kali ini blog belati.blogspot.com akan membahas tentang jenis-jenis transformator dan prinsip kerjanya.

Istilah-istilah yang Berkaitan dengan Induksi Elektro Magnetik

Ada beberapa terminology atau istilah yang erat kaitannya dengan istilah induksi elektromagnetik ini, di antaranya adalah:

GGL yang merupakan kependekan dari gaya gerak listrik yang merupakan arus gerak listrik yang muncul akibat perubahan pada garis2 gaya magnet, di antara hal-hal yang mempengaruhi besaran GGL ini adalah kekuatan magnet yang dipakai, semakin kuat kuat magnet yang digunakan maka arus GGL yang ditimbulkan juga semakin besar, hal lain yang juga mempengaruhi GGL adalah akselerasi perubahan magnet, semakin cepat perubahannya makin besar pula GGL yang ditimbulkannya.

Induksi merupakan arus berhasil mengalir pada bidang, dan peristiwa yang terjadi akibat aliran arus listrik ini dinamakan dengan induksi elektro magnetik.


Sebagaimana yang disampaikan di muka bahwa Transformator atau yang sering kita dengan disebut dengan istilah trafo prisnip kerjanya berdasarkan teori induksi elektromagnetik, arus listrik yang mengalir primer yang memicu terjadinya fluks magnet yang umumnya mesti bersambung dengan lilitan sekundernya, nah fluks magnetik inilah yang lalu berakibat terjadinya GGL tadi pada kumparan/lilitan sekunder tadi.

Perhatikan hubungan lilitan primer dan sekundernya berikut ini:

Dengan melakukan penyusunan ulang maka akan didapatkan persamaan ini:

Begitu pula dari rms-rmus yang telah lewat akan dihasilkan persamaan sepeti ini:
Vp Ip=Vs Is

Itu artinya bahwa hubungan yang terjadi antara kumparan premier dengan kumparan sknder sangat dipengaruhi oleh jumlah lilitan masing-masing kumparan (premier dan sknder).

Macam-macam Jenis Trafo atau Transformator

Trafo biasanya diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, lebih lengkapnya adalah sebagai berikut:

Pertama: berdasarkan jumlah lilitan yang digunakan

Trafo 1 Lilitan, pada jenis trafo 1 lilitan ini kumparan skundr adalah bagian dari lilitan pada kumparan premier dan sebaliknya, keuntungan yag didapat dengan memakai sistem satu lilitan ini adalah ukuran tarfo yang tidak terlampau besar.

Trafo 2 lilitan, transformator jenis ini biasanya mempunyai dua macam lilitan berlawanan, ada lilitan pada satu sisi yang memuat tegangan rendah dan satu lempengnya lagi memuat tegangan tinggi.

Trafo 3 lilitan, biasanya trafo jenis ini berisi lilitan2 yang berisi dengan tegangan-tegangan yang berbeda ada yang primer, skundr dan juga tersiers.

Kedua: berdasarkan fungsinya

Transformator Step Down yaitu trafo yang difungsikan sebagai alat untuk menurunkan tegangan dan arus yang dialirkan, transformator jenis ini biasanya mempunyai lilitan primer yang jauh lebih banyak dari skundrnya.

Transformator Step Up, trafo jenis ini merupakan kebalikan dari trafo step down yaitu berfungsi untuk menaikkan arus dan tegangan yang mengalir dan biasanya jumlah lilitannya diperbanyak pada kumparan kedua (skundernya).

Ketiga: Berdasarkan jumlah Fasenya

Ada trafo 3 fase (3 Phase dan ada pula transformator dengan fase tunggal (1 Phase).

Demikianlah artikel tentang prinsip kerja transformator dan jenis-jenis transformator, semoga bermanfaat bagi anda semua yang membutuhkan artikel ini.

Prinsip Kerja Transformator dan Jenis-jenis Transformator Rating: 4.5 Diposkan Oleh: aena rizku

0 comments:

Post a Comment